Dunia ini telah Hancur akibat katamakan manusia pertama, sementara ketamakan itu sendiri ditimbulkan oleh ambisi yang kelewat batas. ambisi itu sendiri baik jika mengejar dengan batas-batas kewajaran sebagaimana seharusnya. namun menjadi celaka bilamana ambisi tersebut dicapai dengan di luar batas-batas kewajaran. berikut conto dari akibat dari ketamakan itu sendiri :
1. Bencana Alam,
Eksplorasi sumberdaya alam, laut, udara, bahkan pencemaran angkasa tanpa memikirkan generasi mendatang dengan segalah kebutuhannya telah berakibat bencana alam dimana-mana baik berupa tanah longsor, sunami, kekeringan, kebanjiran dan lain sebagainya.
2. bangsa melawan bangsa :
Akibat Kerakusan manusia bukan saja merusak tatanan kehidupan ekosisten darat, Laut, udara dan Luar angkasa serta bumi dan isi nya namun tak terkecuali kerusakan ketenangan kehidupan orang lain,baik orang perorangan, orang dengan keluarga, orang dengan kelompok, kelompok dengan kelompok baik kelompok yang paling kecil keluarga sampai dengan kelompok yang paling besar yaitu Bangsa secara etnis maupun bangsa secara Politik.
masih banyak dan tidaklah cukup untuk menguraikan jenis ketamakan manusia dan akibat yang ditimbulkannya namun yang terpenting untuk diketahui adalah Dimana ada Ketamakan disitu ada kekacauan. betapapun cangginya ketamakan tersebut di bungkus dengan segalah kecanggihan tetap saja akan terbongkar sebab ketamakan adalah ibarat suatu bangkai yang tak mungkin di tutupi kebusukannya dengan apapun juga. terlebih barang siapa bermain dengan kebusukan tersebut bukan saja menjadi penyakit untuk diri sendiri namun terlebih mengakibatkan masalah untuk orang lain. dan yang perlu diingat adalah barang siapa bermain dengan suatu kebusukan yang mengakibatkan orang lain dirugikan ganjarannya mungkin tidak datang dari orang yang bersangkutan namun terlebih akan berhadapan dengan murka dan tangan Tuhan. bisa dibayangkan jika tangan Tuhan Turun menghantam anda..? ngeri benar..! sebaiknya bertobat sebelum murka itu datang...!!! bertobatlah.
Berkaitan dengan Ketamakan tersebut, jika dikaitkan dengan bangsas secara politik maka Indonesia Harus menginstropeksi diri Karena dari hasil pengamatan maupun Fakta selama Indonesia menjaya Papua Tidak terlihat Suatu Program ataupun kebijakan yang sifatnya mengandung ketulusan membangun orang Papua sebaliknya sangat jelas terlihat Indonesia dalam ketamakannya hanya menghendaki kekayaan alam namun manusianya tidak dikehendaki ada di Negara Republik Indoneia Untuk itu upaya untuk pembasmian Etnis Papua baik secara langsung maupun tidak langsung tidak dapat di bendung.
Apa daya orang Papua, mungkin Orang Papua tidak dapat membalas namun Tuhan Sang pencipta Bumi Papua dengan Manusiaanya tidak sedetikpun terjadi di luar pengamatan-Nya dan Sedetik kebaikan maupun setitik kebusukan semuanya dicatat oleh-Nya. Tuhan akan perhitungkan segalah kebaikan Tetapi Tuhan akan membuat perhitungan untuk semua kesalahan untuk orang Papua dengan Harta kekayaannya, untuk itu bersama ini semoga pertobatan pun sangan diperlukan sebelum murka itu datang.
Pesan ini dibuat dalam rangka mendorong menuju Papua yang beradap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar