
Dengan panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan berkenaan-Nya sehingga kami ada sebagaimana mestinya serta kami diberi kesempatan untuk dapat membuat buku Provil dari bakal calon Kandidat calon Bupati dan calon Wakil bupati Yahukimo periode 2015 – 2020. An. HAKIM BAHABOL, SH.
Merupakan suatu kebahagiaan tersendiri jika kami dilayakan ambil bagian dalam rangka mewujudkan Yahulimo seperti di Sorga, sebab hal tersebut bukan saja merupakan kerinduaan umat manusia namun hal tersebut merupakan menjadi kerinduaan dari Tuhan agar manusia selayaknya hidup dalam berkat dan berkat yang berkelimpahan. Berkat yang dimaksud bukan saja soal materi ( kepuasan jasmania) saja namum berkat yang komplit yaitu mencakup kepuasan Jasmania, kepuasan rohania, dan kepuasan jiwa. Bukanka hal inilah yang menjadi dambaan setiap orang, bahkan segalah upayapun dilakukan demi merai impian tersebut walaupun pada akhirnya hasilnya Nihil.
Yang menjadi pertanyaan adalah salahkah jika manusia punya keinginan yang mulia tersebut, jika to.. akhirnya menjadi sia -sia..?
apakah keinginan Tuhan yang terdapat dalam sabda-Nya perlu di pertanyakan kebenarannya jika pada akhirnya hal tersebut menjadi hayalan yang tidak mungkin terwujud..?
Jika Tuhan bisa berkati tanah Eropa yang notabennya daerah gersan, bagaimana dengan negeri kita yang bukan subur saja namun terlebih dipenuhi dengan segalah sumberdaya alam.
Bukankah negeri kita adalah negeri yang kaya raya...? namun kenapa hari – hari ini masi kita melihat, mendengar bahkan mengalami ketelanjangan, kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, terisolir dan busung lapar hampir seantero negeri ini....?
Jika dahulu yang menjadi indikasi adalah karena semua pucuk pumpinan strategis tidak dipegang oleh orang pribumi namun kini bukankah hampir semua pucuk pimpinan strategis di daerah dipegang oleh orang – orang putra daerah. Yang tentunya punya potensi secara emosional untuk dengan sungguh – sungguh mengupayakan kemajuan daerahnya, masyarakatnya namun ironsnya fakta berbicara terbalik.
Apakah dana tidak mencukupi untuk mewujudkan kemajuan masyarakat dan daerahnya, namun bukankah dana yang kedaerah lebih 100 kali lipat dibanding sebelum era otsus..?
Untuk mengatasnamakan untuk kepentingan masyarakat beberapa pemimpin daerah telah melakukan tindakan melawan hukum diantaranya manipukasi jumlah penduduk dengan demikian banyak terjadi pemekaran, baik itu Kabupaten, Kecamatan maupun Kampung dengan motif agar dana yang masuk mengikuti jumlah penduduk dan jumlah pemekaran tersebut, sehingga memungkinkan masyarakat istilahnya mandi uang karena penduduk sedikit, uang banyak mengikuti data penduduk yang fiktif. namun ironisnya mengapa orang masih berada dibawah garis kemiskinan, ketelanjangan menjadi tontonan yang memalukan dimana-mana, hidup bergulat dengan penyakit, hidup terisolir, hidup dalam tempat tinggal yang kumu dan busung lapar yang tiada hentinya, hampir setiap hari terdengar isap tangis dimana-mana. Segala alasan yang logis sampai yang tidak logispun dibuat untuk menutupi aib mereka, dengan tanpa ragu pemimpin setempat berbulu domba padahal hatinya singa. Lihat saja pemimpin sering melemparkan tanggung jawab dengan berbagai alasan diantaranya sering menyalakan situasi, masyarakat, alam, dengan alasan berkedok PAD bahkan sering menyalakan Tuhan.
Kemanakah dana yang begitu banyak yang bisa kami dengar namun tidak bisa lihat apalagi dengan manfaatnya, lihat saja kalaupun ada kegiatan atau proyek biasanya asal ada dan asal jadi tanpa memperhatikan kwalitasnya.
Bukankah setiap warga negara punya hak yang dilindungi undang – undang. Apa mau dikata kok masyarakat yang dipimpin adalah masyarakat awam dalam segalah hal termasuk awam terhadap haak sebagai warga negara sehingga keadaan dimaksud sering dimaanfaatkan oleh kelompok kelompok tertentu sehingga kesenjangan sosialpun tak dapat dihindarkan dan sangat aktrim. Baik secara ekonomi, politik sosial budaya maupun yang lainnya.
Dengan memperhatikan pertanyaan permasalahan yang disebutkan diatas secara seksama, kandidat yang adalah bagian dari rakyat yang turut merasakan penderitaan masyarakat ikut bergumul, serta memikirkan penyebab – penyebab serta pemecahannya sebagai tanggung jawab moral..
Yang pemikirannya, aksinya, upayanya kami ringkaskan dalam tulisan Provil singkat kandidat ini.
Mengingat hidup adalah perjuangan dan perjuangan untuk kebaikan umat manusia sesuai dengan kebenaran-Nya adalah sesuatu yang muliah namun juga tidak segampang membalik telapak tangan namun dengan keyakinan penyertaan Tuhan dan dukungan dan kerjasama dari semua Bapak Ibu kami optimis upaya kami berhasil. Untuk keperluan kelancaran usaha tersebut diatas dengan penuh kerendahan hati dengan hormat kesediaan bapak Ibu untuk kiranya dapat mengambil bagian sesuai dengan kerelaan baik berupa, Doa, dana mapun moril.
Apaun itu bentunya kontribusi Bapak Ibu sangat bermanfaat dalam rangka mewujudkan kehendak Tuhan di Bumi Yahukimo secara khusus dan Papua pada umumnya.
Semua kontribusi dapat disalurkan melalui NO REK MAUPUN KONTAK PERSON kandidat,
dan atas bantuan dan kerjasamanya yang baik sebelumnya kami sampaikan terima kasih.
Semoga Tuhan Yesus yang punya pekerjaan ini memberkati selalu dalam segalah aktifitas Bapak/ Ibu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar